1. Mandiri
Jadi anak rantau harus bisa mandiri, yang biasanya sekolah atau kalau mau pergi dianter jemput bokap, bahkan dulu suka risi dianter orangtua terus. percayalah saat lo jalan dikota orang tanpa satupun temen, yang keinget adalah orangtua. apalagi jomblo, harus pulang malem karena UKM, Himpunan, Organisasi eksternal kampus, tapi nggak ada yang jemput:(
lo selalu marah-marah pas waktu sekolah karena nyokap bangunin lo subuh-subuh. Dan dikostan pas lu ngerantau, lo selalu kesiangan saat ngampus pagi karena alarm HP nggak seampuh teriakan mamak. sudah kesiangan, laper pulak, buyar sudah konsentrasi untuk kuliah. padahal waktu sekolah siap-siap sambil disuapin mama kalau bangun kesiangan.
pulang kuliah capek, perut udah diisi, tapi begitu masuk kamar berantakan dan bikin emosi meningkat. piring kotor, buku berserakan. otomatis kerja lagi, cape ntar dulu deh.
siap-siap mau hangout sama si doi, pas buka lemari semua baju masih dikeranjang pakaian kotor, sebagian lagi belum disetrika. apalagi musim ujan, laundry penuh, jemuran nggak kering-kering. lengkap sudah.....
2. Selalu besar pasak daripada tiang
Ketika dirumah ongkos terasa kurang, padahal bawa bekel, air minum, berangkat dianter dan masih ngomel-ngomel juga. Saat jadi anak rantau, lo bakal ngerasain susahnya manage uang tapi betapa beratnya mulut mengatakan "ma uangku habis, bisa ditransfer ga.."
Lo bakal lebih tahu diri untuk minta uang sama orangtua, karena lo tahu dapet uang itu nggak mudah. Tapi ketika transferan datang, itu jadi moment yang nggak kalah memusingkan.
"uang makan sebulan, uang bayar kas himpunan, bayar seminar, handout matakuliah ini, utang makan, beli belanja bulanan, aaaaa kok pengeluaran nggak habis-habis sih" ---nangis dipojok kamar kost.
3.Aku kira kita teman
Moment ini yang paling sering gue rasain, ketika kehidupan kuliah sangat individual dibandingkan masa-masa sekolah. berbagai pemikiran manusia, kelakuan temen yang aneh-aneh dari yang bikin ketawa sampe bikin nangis sakit hati. Ketika lu selalu berusaha baik sama semua orang but they take advantage of your kindness. Dan lu lupa kalau ada quote yang bilang you cant please everyone.
"mau bantuin gue nggak?"
"bantuin apa?"
"iya atau engga?"
"soal tugas kelompok?"
"iya. mau bantu atau engga?"
"bantuin apa dulu?"
"iya atau engga dulu?"
"apaan apaan?"
"beliin gue minum dong" sambil ngeluarin uang dari dompet. --seketika hening.

4. Homesick
kuliah sibuk. jadwal full, tugas kelompok, organisasi. tapi hati dan otak isinya rumah. kasurku, kamarku, masakan mamakku. membuat anak rantau lebih menghargai moment keluarga
itulah cerita gue sebagai anak kost. mungkin ada tambahan dari kalian guys...........


